To : Mr. R

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Bayi mungil itu sekarang telah beranjak dewasa. Bayi kecil itu telah tumbuh dihembus angin. Dia tumbuh menjadi sosok yang menurutku misterius. Jujur asal dia tahu, tidak ada yang perlu dia bandingkan apa yang dia miliki dengan apa yang aku miliki. Dia tidak tahu bahwa aku mengaguminya sejak kecil. Boleh dikatakan iri barangkali. Sebab aku melihat banyak kelebihan di dirinya. Dia cerdas, ia. Dia sangat mudah beradaptasi, ia. Dia disayangi, ia. Orang-orang berharap banyak padanya, ia. Hampir semua yang ingin kumiliki dia punya.

Dia seorang adik yang sangat manis sejauh ini. Walau terkadang sangat menyebalkan dan juga bisa membuat setetes air hangat jatuh mengalir di pipi, tapi itu semua adalah warna. Warna yang membuat ku sedikit banyak belajar untuk melihatnya sebagai sesuatu yang sangat indah.

Dalam perjalanan, banyak kejutan yang dia persembahkan. Kejutan yang ia tahu sendiri, pada masanya bagi kami itu sesuatu yang sulit. Butuh waktu untuk memahaminya, butuh hati dan pikiran yang jernih untuk menanganinya. Sebuah proses pendewasaan yang unik semakin membuat dia misterius. Semakin membuatnya sulit ditebak dan menjauh.

Satu kata yang hendak dari dulu aku utarakan, namun selalu sulit diucapkan, “MAAF”. Maaf untuknya yang tidak bisa aku perhatikan di saat dia membutuhkan itu. Maaf untuknya, yang aku selalu menuntutnya untuk menjadi lebih baik, lebih dan lebih lagi. Maaf untuknya yang selama ini aku belum bisa memahami keinginannya. Dan berikut satu kalimat, “Kamu tidak sendiri, kita sama”. Sangat sulit untuk bisa mengungkapkan hal ini jika telah berhadapan ataupun jika hanya mendengar suaranya di telpon, untuk itu dipilih dengan cara ini.

🙂 Mengenang masa lalu, hanya akan menambah sesak akan penyesalan, tak dipungkiri indahnya menyertai sekaligus.

Hari ini, tepat 13 November 2012, REHAN genap berusia 17 tahun. Salamaik Ulang Tahun REHAN. 😀 Alah tujuah baleh tahun. Lewat iko disampaikan, supayo bisa saketek tagambar apo yang nio disampaikan (maleh bana kalau lewat surek 😛 ). Han lah tambah gadang, sabanta lai ka dewasa pulo. Semoga apo yang alah tajadi salamo ko, bisa dijadikan pelajaran, bisa mambuek Han labiah bijak, bisa mamproses Han untuk jadi LAKI-LAKI. Pahami, Han dak surang, kalau rasonyo ado nan barek babagilah. Patuik-patuik mancari tambek babagi. Raso mimpi kini Han alah 17 tahun. Ciek lai jan pernah baketek hati terhadap penilaian urang lain, yang tahu diri awak tu iyo awak. Urang hanyo mancaliak pas di saat mancaliak tu sajo, mereka dak tahu prosesnyo baa. Jadikan sajo itu palacuik sumangaik, untuak mambuktikan Han bisa. Tapi yang jaleh, bajalanlah di tampek yang elok, untuak menjadi urang yang elok.

Masih takana foto ko Han? Hahaha. . Gagah adiak uni. . 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s