Yang Lain

Lain sekali hari ini, syukurnya dalam hal yang positif. Sudah lama sekali rasanya tidak mendengarkan seorang yang dituakan atau tepatnya memang lebih tua dengan latar belakang yang berbeda dari orang-orang yang ditemui pada hari-hari biasanya. Hampir setiap hari mendengarkan pembahasan mengenai teori-teori rasanya sedikit jenuh. Walaupun juga berusaha menguranginya melalui buku dengan topik berbeda namun rasanya tidak semantap ketika mendengarkan. Tadi, mendengarkan beliau (seorang dosen) dengan pembahasan yang berbeda (bukan teori-teori) rasanya membuat sesuatu terbuka, ada suasana lain. Syukurnya lagi, beliau seorang yang informatif.

Mata ajar ini (yang sang dosen ajarkan) berani dipilih karena memang sudah pernah merasakannya dahulu saat SMA. Selain berganti suasana belajar, agaknya juga sedikit memanggil memori lama saat-saat berlajar topik ini sebelumnya. Minat yang tidak kesampaian (dikarenakan jurusan di SMA). Semoga tidak semomok yang orang-orang katakan.

Belajar di fakultas yang berbeda tentunya dengan suasana yang berbeda pula, tidak begitu canggung namun justru begitu antusias. Pembawaan warga fakultas tersebut yang lebih merakyat, tenang, rajin dan lain sebagainya yang barangkali ini sebuah penilaian subjektif. Berada di dalamnya tidak membuat diri sendiri asing, namun malah menimbulkan kebetahan, rasanya sayang hanya satu mata ajar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s