Luar Lingkaran

Berada di luar lingkaran, karena ingin. Bukan berarti hanya ingin melihat tanpa turut merasa dan berpikir untuknya. Berada di luar lingkaran serasa lebih nyaman untuk dapat bersikap tegas terhadap apa-apa yang tidak sejalan dibandingkan saat berada di dalam lingkaran tersebut. Sangat kurang berani dan berpengaruh sepertinya, bukan sepertinya namun memang. Telah beberapa kali mencoba meleburkan diri di dalam lingkaran tersebut, namun sama sekali tidak sebuah kenyamanan yang didapat, tentu juga bukan sebuah penolakan. Hanya saja sesuatu yang rancu antara keduanya.1336892_teamwork_1

Mencintai apa-apa yang berada di dalam lingkaran tersebut bukan berarti, manusia ini mesti mengalah selalu pada apa-apa pula yang manusia-manusia dalam lingkaran tersebut lakukan. Memang bukan sebuah konflik fisik, karena bukan semestinya demikian. Namun rasanya konflik di dalam kepala ini yang lebih membuat enggan. Semakin lama, mereka semakin menjadi-jadi. Tidak sama sekali membenci, hanya saja sedikit enggan untuk turut bersuara. Kenapa? Karena seringkali disaat mereka telah terlalu menggebu untuk sesuatu hal, dan proses untuk mewujudkannya terkadang agak sedikit kurang tepat bagi mata manusia ini, kata-kata baik dalam bentuk diskusi, saran, pendapat, narasi atau pun sebuah perbandingan, sama sekali tidak ada efeknya. Jawaban iya, terkadang hanya sekedar anggukan penambah manisnya bahasa tubuh sang manusia pendengar. Entah akan menjadi sekedar pertimbangan atau tidak.

Tentu saja mencintai manusia-manusia dalam lingkaran tersebut, karena mereka adalah keluarga kedua di kota ini. Karena mencintai lah, manusia ini bersikap demikian. Terus melihat dari kejauhan, oh bukan dari kejauhan, hanya mungkin terlihat jauh karena berdiri di luar garis pada posisi yang tidak mereka lihat. Masih ikut meraba, mendengar dan menghayati. Jika ada yang ingin ku disampaikan, tidak akan masuk ke dalam lingkaran tersebut untuk berbicara namun manusia ini akan menarik salah seorang dari manusia yang berada di dalam lingkaran untuk keluar sejenak, tentu bagi yang di rasa bijak, untuk kembali ke dalam lingkaran setelah manusia tersebut paham. Semoga suatu saat manusia-manusia dalam lingkaran tersebut dapat menyadari bahwa banyak manusia-manusia di luar lingkaran yang menyayangi mereka, di saat yang tepat. 6 (1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s