Rasa Itu

Cinta menurutnya adalah rela berkorban. Rela berkorban untuk sesuatu yang dicintai. Sesuatu yang dicintai, tentunya akan dimaknai lebih dari hal-hal yang biasa saja baginya. Untuk sesuatu yang dicintai, dia akan memperhatikan lebih, menjaga lebih, dan disayangi dalam porsi yang lebih juga.

Mencintai, biasanya akan membuatnya mau melakukan apa yang diinginkan sang kekasih. Ia akan takut di saat sang kekasih kecewa, atau bahkan marah. Kebanyakan, dia yang mencintai akan cenderung untuk mulai menyukai apa-apa yang sang kekasih sukai, mulai tidak menyukai apa-apa yang sang kekasih tidak sukai. Akan susah perasaannya di saat sang kekasih menagis atau bahkan hanya sekedar terdiam murung akibat perbuatannya. Ia selalu berharap dapat menyumbangkan sebanyak-banyaknya hal untuk kebahagiaan dan demi hadirnya senyum manis sang kekasih. Ia berusaha menggali lebih jauh segala hal yang menjadi kesukaan dan juga segala yang dibenci sang kekasih. Rindu di saat jauh dan ingin rasanya waktu berhenti sekejap jika bersama. Ia akan mecari celah di antara padatnya kegiatan untuk dapat berdua dengan sang kekasih.

Indah ya. Sangat indah jika di rasa. Ingin sekali menanamkan ini di dalam. Bisa ditanam untuk kemudian tumbuh berwujud tingkah laku atau perasaan ‘cinta’ itu sendiri. Dalam tahap masih belajar untuk mencintai-Nya dengan baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s