Sebagaimana Biasanya Kamu Sajalah

Aku tak pernah tahu akan sejauh ini. Aku tak pernah mengira akan selancang ini. bagaimana caranya kembali? Kembali ke kenormalan sebelum semakin jauh dan lancang ataupun hanya tetap sejauh dan selancang ini.

Tak hendak menyalahkanmu atau siapapun karena ku paham harusnya semua dalam kendaliku. Dan ketika berakhir pada sebuah kelancangan yang semakin jauh, akupun tahu itu karena diriku sendiri ingin serta selalu memaklumi dan memaafkan setiap langkah menuju kelancangan. Bukan begitu?

Jangan menyalahkan dirimu, sebagaimana biasanya kamu sajalah. Kamu bukanlah orang yang jahat, nakal, berbahaya atau istilah apapun untuk mewakilinya. Karena sebenarnya akulah orang yang jahat, nakal dan berbahaya itu. Tak ada hal lain yang bisa kusampaikan selain terima kasih (banyak), karena telah membuatku mengenal sisi lain dari diriku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s