Terbiasa Dia

Mengamatinya dari jauh adalah satu dari sekian hal yang awalnya tanpa sengaja ku lakukan. Suatu ketika beberapa waktu yang lalu rasanya, yang ternyata telah lebih enam tahun lalu, dia lewat tepat di depanku membawa sebuah buku dari pustaka dengan wajah senang. Dia bukan tak mengenalku. Aku tahu dia tahu nama dan siapa aku. Hanya saja ketika itu, dia tak sedetik juga mengalihkan pandang dari jalan lurusnya. Di minggu berikutnya baru sadar ternyata aku mengingat seluruh detail ketika dia lewat minggu lalu. Aku tak biasanya mengamati orang namun tanpa kuketahui, sejak saat itu aku menjadi terbiasa untuk mengamatinya, dari jauh. Ada yang kurang rasanya jika tak punya amatan sendiri tentangnya. Namun, tak sekalipun rasanya saat itu bahkan beberapa setelah itu ada harapan khusus. Tidak sama sekali. Hanya saja dari hasil amatan ini yang secara otomatis juga aku mengetahui dia sedang mengupayakan apa, batinku turut mendoakannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s